Sejumlah Instansi Batal Buka Lowongan CPNS

Saturday, November 15th 2014. | Berita

beberapa instansi batal buka lowongan cpns

Pembukaan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2014 memang luar biasa. Quota yang diberikan masing-masing instansi bisa dibilang tidak sedikit. Hal itu juga yang menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk turut ambil bagian menjadi abdi Negara tersebut.

Pemerintah member kesempatan kepada tiga juta rakyat Indonesia untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil. Namun, hingga saat ini, sebanyak 40 dari 494 instansi pemerintah pusat dan daerah batal melakukan rekrutmen pegawai negeri sipil baru.

Ada sejumlah penyebab instansi pemerintah belum membuka lowongan pekerjaan. Dari sekian banyak penyebab tersebut, diantaranya kurangnya anggaran dari instansi yang bersangkutan. Selain itu, jumlah pegawai yang ada dalam instansi tersebut dianggap masih cukup untuk menjalankan roda pemerintahan, sehingga belum diperlukan penerimaan pegawai baru.

Sudah ada 395 instansi pemerintah yang membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil. Sekitar 333 instansi diantaranya telah menjalankan proses rekrutmen pegawai. Kebanyakan, instansi pemerintah yang belum membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil adalah instansi pemerintah yang ada di daerah, seperti Pemerintah Daerah. Juga ada beberapa Kementerian yang juga serupa, seperti Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Terlepas dari itu, tujuan dari pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil adalah untuk merekrut calon birokrat baru yang andal, bukan hanya sekedar menjalankan formalita belaka apalagi membuang-buang anggaran. Jadi, reformasi Calon Pegawai Negeri Sipil bukan hanya membuka lapangan pekerjaan untuk bekerja, melainkan juga merekrut tenaga-tenaga untuk menjadi birokrat. Hal ini lah yang akan menjadi landasan berpikir bagi mereka untuk kemudian menciptakan lapangan kerja baru.

Sebanyak 10 Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten / Kota dipastikan batal membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil pada tahun 2014. Gaji abdi Negara baru menjadi kendala utama. Pemerintah Daerah setempat dipastikan tidak memiliki cukup anggaran untuk untuk menggaji Pegawai Negeri sipil baru nantinya.

Penambahan jumlah Pegawai Negeri Sipil tentu memiliki konsekuensi bertambahnya biaya pegawai yang harus dikucurkan setiap bulan. Anggaran yang diperlukan antara lain, gaji pokok, remunerasi, tunjangan-tunjangan, dan banyak lainnya.


Facebook Google + Twitter
Tags: ,