PNS Digelandang Satpol PP

Saturday, November 22nd 2014. | Berita

razia satpol pp

Empat pegawai negeri sipil (PNS) terjaring razia Gerakan Disiplin Nasional yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Razia Gerakan Disiplin Nasional tersebut digelar saat jam kerja di sejumlah lokasi seperti Rita Pasar Raya, Giant, Pasar Tanjungsari, Pasar Gede dan Pasar Sidodadi.

Dalam hal ini, keempat pegawai negeri sipil yang terjaring razia Gerakan Disiplin Nasional tersebut kedapatan sedang berbelanja di pasar maupun toko modern pada jam kerja. Mereka yang terjaring razia akan didata nama dan instansinya. Kemudian, data tersebut akan diserahkan ke SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) masing-masing untuk mendapat peringatan.

Satuan Polisi Pamong Praja tidak bisa menindak pegawai negeri sipil yang keluyuran di jam kerja, sehingga Satuan Polisi Pamong Praja hanya memberikan rekomendasi dan nota kedisiplinan. Instansi tempat bernaung pegawai negeri sipil yang terjaring razia akan bertindak sebagai eksekutor karena setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah memiliki peraturan sendiri terkait dengan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil.

Dalam razia tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja sempat menjaring sejumlah Pegawai Negeri Sipil yang sedang melintas di jalanan. Oleh karena Pegawai Negeri Sipil tersebut dapat menunjukkan surat dinas luar, Satuan Polisi Pamong Praja mempersilakan untuk melanjutkan kembali perjalanannya.

Satuan Polisi Pamong Praja menggelar razia Gerakan Disiplin Nasional secara berkala. Selama tahun 2017 sedikitnya telah enam kali digelar Gerakan Disiplin Nasional. Satuan Polisi Pamong Praja sebelumnya juga melihat, apa yang terjaring razia adalah orang yang sama yang pernah terjaring sebelumnya. Jika iya, berarti Satuan Kerja Perangkat Daerah nya belum memberikan tindakan agar menjadi efek jera.

Akan tetapi hingga saat ini, Pegawai Negeri Sipil yang terjaring razia berbeda-beda, sehingga tidak menutup kemungkinan mereka telah terjaring sebelumnya dan sudah jera.

Belum hilang dalam benak kita, ketika seorang pegawai negeri sipil, di Probolinggo, Jawa Timur, tertangkap basah berselingkuh dengan seorang perempuan di kamar kos. Keduanya terjaring razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja setempat dalam rangka cipta kondisi selama bulan Ramadan.

Pegawai Negeri Sipil tersebut tak menyangka jika malam itu menjadi hari nahas baginya. Ia tertangkap basah asyik bermesraan dengan wanita yang bukan istrinya di kamar kos di Jalan Anggrek, Kota Probolinggo, oleh petugas gabungan.

Pria yang telah beranak istri itu terlihat kelabakan dan berusaha menutupi wajahnya dari sorotan kamera. Pada kartu tanda penduduk (KTP) yang diminta petugas, tertera bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Sang wanita diketahui dikenal sebagai pemandu lagu di beberapa rumah karaoke. Pasangan selingkuh itu dibawa ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja untuk menjalani pemeriksaan. Keduanya akan diperiksa karena bermesraan tanpa ikatan yang sah.


Facebook Google + Twitter
Tags: , ,
nama-nama satpol pp kab pwr,rejia pol pp