Moratorium CPNS untuk Memangkas Anggaran Belanja Pegawai

Tuesday, November 11th 2014. | Berita
Moratorium CPNS 2015

gambar : republika.co.id

Saat ini Kementerian PAN-RB sedang mengkaji ulang mengenai moratorium atau penghentian perekerutan Pegawai Negeri Sipil yang akan berlangsung selama lima tahun ke depan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, memberikan perumpamaan negara ibarat pegawai dengan gaji Rp 5 juta per bulan.

“Sekarang Anda punya gaji Rp 5 juta per bulan, harus biayai kebutuhan anak tapi ingin punya pembantu, satpam, sopir, dari mana uangnya? Anda kan akan berpikir, cukup atau tidak, nah itu yang sedang kami lakukan,” ujar Yuddy yang disampaikan kepada awak media

Pernyataan Yuddy menjelaskan bahwa negara kita terus melakukan perekrutan PNS tanpa melihat dengan seksama anggaran belanja pegawai yang terus membengkak. Karena itulah, Yuddy beserta stafnya mengkaji ulang penerapan moratorium PNS kali ini.

“Ya itu tadi, ingin punya pembantu tiga, menambah satpam dan sopir tapi tidak berpikir dulu uangnya cukup atau tidak, nah itu moratorium,” jelas Yuddy.

Sebenarnya, rencana moratorium ini tidak akan berpengaruh kepada peserta yang telah mengikut tes seleksi CPNS. Namun, jika harus menambah PNS lagi sepertinya Yuddy harus mengkaji ulang agar dapat menyesuaikan dengan anggaran belanja pegawai.

Untuk menambah pegawai di suatu institusi pemerintahan tidak harus menambah pegawai baru. Bisa saja menggunakan orang-orang yang memang sudah masuk di dalam staf pemerintahan, sehingga anggaran belanja pegawai juga dapat terkontrol dengan baik.

“Misalnya seperti Kementerian Koordinator Bidang Maritim membutuhkan pegawai, itu kan bisa diambil dari staf ahli wakil presiden dan tenaganya bisa lebih bermanfaat. Tidak perlu rekrut pegawai baru,” kata Yuddy.

Moratorium PNS ini dikaji ulang oleh KemenPAN-RB agar perekrutan PNS dapat berjalan lebih efisien dan juga lebih produktif, namun tetap memperhatikan anggaran yang tersedia. Masyarakat diminta untuk bijak menanggapi moratorium ini yang memang dibuat untuk kepentingan negara bukan hanya kepentingan sepihak saja.

Rencananya moratorium ini akan dijalankan awal 2015. Apapun keputusannya nanti, mudah-mudahan dengan adanya kebijakan moratorium ini dapat memberikan dampak yang positif untuk Bangsa Indonesia sehingga menjadi lebih sejahtera.


Facebook Google + Twitter
Tags: , , ,