Menteri PAN-RB Tidak Takut Kekurangan Pegawai Selama Moratorium Berlangsung

Thursday, November 13th 2014. | Berita

Menpan RB tidak takut kementeriannya akan kehilangan pegawai

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi merasa tidak perlu khawatir jika Kementeriannya kekurangan pegawai pada saat moratorium berlangsung yang rencananya akan diterapkan selama 5 tahun ke depan. Padahal, ada banyak PNS yang sudah memasuki masa pensiun selama lima tahun tersebut sehingga masih dibutuhkan pengganti untuk menempati posisi yang kosong.

Dia menjelaskan, bahwa tidak semua PNS akan pensiun secara bersamaan. Selain itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sudah menghitung jumlah PNS yang pensiun dalam masa lima tahun tersebut. Sehingga mereka bisa mensiasati posisi yang kosong tersebut.

“Secara ekstrem, jika moratorium benar diterapkan selama lima tahun, akan ada 584 ribu PNS yang pensiun. Itu tidak sampai satu juta dari total PNS sekarang yang mencapai 4,32 juta orang,” ujar Yuddy seperti yang dilansir dari liputan6.

Yuddy menjelaskan, nantinya PNS yang pensiun akan digantikan posisinya oleh PNS yang kedudukannya berada dibawahnya. Cara lainnya yang mungkin bisa dilakukan oleh setiap instansi untuk mengisi posisi yang kosong yaitu dengan cara menggeser pegawai yang memiliki kualifikasi yang sesuai.

Kebijakan moratorium juga ditentukan untuk melakukan efesiensi terhadap banyaknya jumlah pegawai dalam sebuah instansi pemerintahan. Sehingga dengan adanya efesiensi seperti ini dapat mengurangi APBN belanja pegawai yang sudah membengkak hingga 40% dan juga dapat meningkatkan kinerja PNS sehingga citra buruk mereka yang selama ini dikenal “kerja santai” bisa dihilangkan.

“Ini merupakan seni dalam penataan pegawai, jadi tidak perlu ditanggapi secara politis,” ujar Yuddy.

Bisa dibilang jika kebijakan moratorium memiliki tujuan yang bagus demi kepentingan negara juga. Namun, tidak sedikit kalangan masyarakat, baik itu masyarakat umum ataupun kalangan pejabat yang masih tidak setuju dengan kebijakan moratorium ini, apalagi kebijakan ini akan berlangsung dalam kurun waktu lima tahun.

Waktu yang tidak pendek untuk sebuah kebijakan penghentian sementara atau moratorium. Selain itu, banyak juga masyarakat yang berpendapat, jika moratorium ini benar-benar diterapkan maka bisa juga menambah angka pengangguran di Indonesia.

 


Facebook Google + Twitter
Tags: , ,