Menteri PAN-RB Melarang PNS Mengadakan Rapat di Hotel

Thursday, November 13th 2014. | Berita

CPNS 2014, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi

Yuddy Chrisnandi selakuk Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Yuddy Chrisnandi, melarang para PNS untuk mengadakat kegiatan dinas ataupun rapat di dalam hotel. Hal ini dikarenakan, para Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah memiliki fasilitas negara yang bisa digunakan untuk mengadakan rapat dan juga kegiatan dinas lainnya.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh kegiatan penyelenggara pemerintah agar menggunakan fasilitas negara,” ujar Yuddy, Kamis (6/11/2014).

Hal tersebut disampaikan oleh Yuddy setelah bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla untuk menerima berbagai masukan, arahan, dan juga petunjuk dalam menjalankan tugas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang berhubungan langsung dengan gerakan revolusi mental untuk reformasi birokrasi di dalam semua organisasi pemerintahan.

Yuddy juga mengungkapkan, fasilitas negara yang sudah ada sebaiknya digunakan secara maksimal untuk menjalankan banyak kegiatan tugas, sehingga tidak perlu dilakukan di dalam hotel.

“Nanti dari kami akan menyiapkan inpresnya agar itu berlaku kepada seluruh kementerian, lembaga juga dilaksanakan di daerah,” tutur Yuddy.

Pelaksanaan kegiatan ini bukan hanya untuk pemerintah pusat namun juga berlaku untuk semua daerah di Indonesia.

“Kita sudah sampaikan ke pemda dan kalau masih ada yang bandel berarti keterlaluan,” tutup Yuddy.

Setelah perencanaan moratorium yang dilakukan oleh Yuddy, kini ia melarang para PNS untuk mengadakan rapat di dalam hotel. Semua kebijakan tersebut memang dilakukan oleh Kemen PAN-RB untuk mengendalikan anggaran belanja negara dan juga memaksimalkan fasilitas yang sudah disediakan oleh negara.

Selain itu, dengan adanya kebijakan dari Kemen PAN-RB untuk menggunakan fasilitas negara dalam mengadakan rapat ketimbang di hotel, juga dapat menghilangkan citra buruk para PNS di mata masyarakat pada umumnya.


Facebook Google + Twitter
Tags: , , , ,